Kuliah di Depok

Kuliner Depok

UMKM Depok

Recent Posts

Nyetir Aman Sewaktu Ngebut

12:46 AM Add Comment
Nyetir Aman Sewaktu Ngebut - Mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi memang tidak diperbolehkan. Namun pada saat kendaraan mendesak, bagaimana mengendarai kendaraan dalam kecepatan tinggi dengan aman?


Pereli asal Jepang, Hiroshi Masuoka memberikan sedikit tips bagaimana mengendarai kendaraan dalam kecepatan tinggi namun tetap aman.

Menurut Masuoka, yang harus diperhatikan pertama kali adalah kita harus mengetahui kondisi mobil secara lengkap apakah aman untuk mengendarai dengan kecepatan tinggi.

"Lihat dulu situasinya mobilnya kaya gimana informasi harus lengkap, setir, rem semua harus kondisi prima" kata Masuoka saat berbincang dengan media di Bandung.

Selain itu, Masuoka menambahkan kita juga harus memastikan kondisi badan kita, menyetir kendaraan harus dalam keadaan fit, dan tidak ikut-ikut orang yang ngebut.

"Bukan hanya mobil, tapi kondisi badan kita juga harus fit, jangan ikut-ikutan orang ngebut juga," imbuh Masuoka. (Berita Otomotif)

Adik Avanza Diberi Nama Calya

12:46 AM Add Comment
Adik Avanza Diberi Nama Calya - Toyota mulai terang-terangan soal adik Avanza di kelas Low Cost and Green Car (LCGC). Mobil 7 penumpang itu dipastikan diberi nama Calya.


"Iya benar, LCGC 7 penumpang resmi disapa Calya," ujar Wakil Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor Henry Tanoto, di Sunter, Jakarta, Senin (18/7/2016).

Sayang Henry masih enggan memberi informasi lebih lanjut soal Calya. "Pokoknya tunggu saja. Dalam waktu dekat akan kami perkenalkan. Jadi bicaranya saat peluncurannya nanti saja ya," katanya.

Jika melihat foto mobil yang beredar saat ini, mobil akan masuk ke segmen Low Cost and Green Car dan menjadi MPV pertama baik untuk Toyota dan Daihatsu di kelas LCGC.

Dari sisi tampilan, mobil kemungkinan adalah versi produksi dari Daihatsu UFC-3 yang diperlihatkan Daihatsu pada Indonesia International Motor Show pada bulan September 2014 lalu.

UFC-3 merupakan mobil konsep yang dirancang sebagai mobil kompak MPV kapasitas 7 penumpang dengan desain stylish dan elegant.(Berita Otomotif)

Penyebab Berat Larinya Motor Matik Berat

4:39 PM Add Comment
Otomotif - Bagi sejumlah orang terutama kaum perempuan mengendarai motor matik itu sangat mengasyikan karena tinggal menyalakan mesin, gas dan menekan pedal rem saja.


Tapi berkendara Anda akan sedikit terganggu jika ada salah satu komponen yang rusak. Misalnya lari motor matik Anda jadi terasa berat baik di putaran bawah maupun putaran atas. Kira-kira apa ya yang menyebabkan motor matik Anda larinya jadi terasa berat?

Andy mekanik dari bengkel Tech Motor di Jalan Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat mengatakan salah satu penyebab lari motor matik jadi berat yakni karburator yang sudah kotor dan timbul kerak pada bagian leher karburator.

"Larinya jadi berat itu biasanya disebabkan oleh karburator dan lehernya yang sudah timbul kerak," cetus Andy saat ditemui detikOto.
Menurut Andy, karburator pada sepeda motor itu berfungsi sebagai pencampur udara dan bahan bakar yang bakal dikirim ke ruang bakar untuk dibakar serta yang mengatur jumlah bensin dan udara yang akan dibakar.

 "Kalau karburatornya kotor jadi perannya tidak berfungsi dengan normal. Caranya mudah hanya tinggal servis dan dibersihkan saja kok," timpalnya.

 Nah bagaimana membersihkan leher karburator yang dipenuhi kerak itu? Andy menuturkan kerak yang ada pada leher itu timbul karena kotoran dari bensin yang akan masuk ke dalam karburator.

"Keraknya akibat bensin. Biasanya kalau yang sering pakai bensin premium kerak akan banyak tapi kalau pakai Pertamax tetap bersih," terangnya.

Lanjut Andy membersihkan kerak pada leher karburator sangatlah mudah. Hanya cukup menggunakan carbon cleaner saja kerak sudah mengelupas.

"Sekarang sih udah ada alat pembersihnya tinggal semprot carbon cleaner saja keraknya sudah bersih lagi dan lari motor sudah normal lagi kalau bagian ini sudah dibersihkan," tandasnya. (detik.com)

Filter Bolong Harus Secepatnya Diganti

4:37 PM Add Comment
Otomotif - Setiap kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 pasti memiliki saringan udara atau filter udara yang bertugas sebagai penyaring udara dari luar untuk mendinginkan mesin atau membuat suhu mesin tetap normal.


Nah Otomotiflovers semua jika filter udara ini sudah mulai kotor maka akan mempengaruhi kinerja motor Anda lho. Karena semakin kotor udara yang ada maka semakin mempengaruhi kinerja mesin.

Bagaimana mengenal filter udara yang sudah rusak atau harus diganti pada sepeda motor?

Andy mekanik dari bengkel Tech Motor di Jalan Kemayoran Gempol, Jakarta Pusat mengatakan filter udara yang sudah rusak bisa dilihat dari lapisan fiternya jika ditemukan sudah ada yang bolong maka jalan keluarnya harus diganti dengan yang baru.

"Filter udara yang sudah bolong itu pengaruhnya cukup besar. Kotoran jadi gampang masuk dan tidak bisa diakalin kalau sudah seperti itu. Solusinya ganti dengan yang baru," yakin Andy saat ditemui detikOto.

Andy mengambil contoh pada filter udara dari Yamaha Mio yang sudah mulai rusak. Permukaan filter itu sudah bolong atau rusak karena umur pemakaiannya sudah lama.

"Ini ada filter udara Mio. Ini usia pemakaiannya lebih dari 2 tahun. Kalau sudah bolong kaya gini kotoran jadi gampang masuk hasilnya kinerja motor jadi tidak enak," terangnya.

Menurut Andy filter udara pada Mio biasanya menggunakan tipe kertas oli. Filter udara seperti ini dirancang khusus karena kertasnya sudah diberi pelumas oli khusus yang tugasnya menangkap udara atau kotoran yang masuk.

"Ideanlnya filter udara diganti setiap 15.000 km tapi tergantung pemakaian juga. Kalau tidak diservis atau dibersihkan setiap 3.000 km atau saat melakukan servis karburator," tutup Andy.(detik.com)

Memasang Bordes untuk Skutik

4:35 PM Add Comment
Otomotif - Menambahkan aksesoris bordes di motor matik, memang bisa menambah ciamik motor matik Anda. Dengan memiliki beberapa pilihan model dan warna, banyak membuat modifikator di tanah air menempelkannya.



"Sebetulnya pembuatan ini sangat sederhana sekali. Hanya menggunakan pelat berukuran 0,8 milimeter. Lalu tinggal membentuknya," ucap Yulianto, yang membuat bordes ini pada Highlights Otomotif.

Nah, akan tetapi tidak lengkap rasanya bila tidak mengetahui bagaimana proses pembuatannya. berikut laporannya.

1. Pilih pelat alumunium anti karat, dengan ukuran tebal mencapi 0,8 milimeter. Biasanya pelat ini memiliki luas hingga 1,2 meter, maka pelat ini pun bisa membuat 12 potong bordes.

2. Setelah tergambar pola yang diinginkan, lakukan pemotongan. Dengan menggunakan mesin gergaji untuk besi (metal).

3. Haluskan bagian pinggiran yang telah dipotong.

4. Setelah pola dengan sisi bagian pinggir yang telah dihaluskan selesai. Bentuk pola layaknya sebuah batik, dengan menggunakan mesin.

5. Setelah semuanya jadi masuk kembali ke mesin pres untuk membuat motif tambahan, dan siap ditempelkan diatasnya sebagai motif tambahan.

6. Lalu langkah terakhir, tinggal dipasangkan ke bagian kaki motor matik. (detik.com)